Mahfudz Tejani Pelopor TKI Muda Kreatif

Saturday, November 28, 2015


 

Mahfudz Tejani


Apa yang ada difikiran anda ketika mendengar kata TKI atau Tenaga Kerja Indonesia? Biasanya sebagian besar orang langsung memandang rendah. Bayangan mereka akan melayang jauh dengan asumsi bahwa TKI itu rentan penyiksaan, ketidak adilan, gaji tidak dibayar, pemerasan dibandara, TKI illegal yang dipenjara, hingga pemerkosaan TKI dan berbagai cerita tragis lainya. Sudah banyak artikel tentang issu issu negative ke TKI-an beredar dari tahun ketahun hingga saat ini.

Sayangnya hanya sedikit yang membawa berita baik, ada memang yang menulis berita baik seiring berkembang nya teknologi blogger dan sosial media. Seperti Anazkia yang mendapat berbagai penghargaan atas karyanya di blog. TKI dari hongkong dan Malaysia yang mampu membuat buku, TKI di berbagai belahan dunia yang nyambi kuliah atau kursus untuk nambah ilmu. Tapi itu semua belum cukup mumpuni untuk menghapus stigma negative tentang TKI. TKI tetap saja TKI, kaum yang tidak mendapat kesempatan kerja di negri sendiri kemudian menapaki kehidupan sebagai migran worker di negri orang. Begitu kurang lebih pendapat mereka.. 

Tidak dengan Mahfudz Tejani, beliau adalah seorang TKI-Malaysia 
yang keseharianya bekerja sebagai kuli bangunan. Ada yang istimewa dari bapak asal Madura ini, melalui pemikiran pemikiran dan ide kreatifnya beliau telah menjadi pelopor TKI Muda yang ada di Malaysia. Bagaimana bisa ? Berikut cerita selengkapnya… 

Pertama kali datang ke Malaysia waktu masih berusia belasan. Masuk Malaysia pertama kali sebagai kuli bangunan, awalnya Mahfudz hanya TKI biasa dan sempat tertangkap polisi diraja Malaysia karena tidak memiliki dokumen lengkap atau illegal. Pernah pulang ke Indonesia memlaui jalur haram naik kapal tongkang dan tertangkap, pernah juga dibuang paksa dari Malaysia. Manis dan pahit kehidupan sebagai TKI telah dia lalui sampai akhirnya beliau jadi seseorang yang paling berpenggaruh dalam perkembangan TKI-Malaysia. Berikut hal hal yang dilakukannya untuk menciptakan TKI yang kreatif, cerdas dan berjiwa sosial tinggi. 
 
Gabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia – Universitas Terbuka

Hari berganti hari beliau mendaftarkan diri sebagai mahasiwa jurusan komunikasi di Universitas Terbuka Kuala-Lumpur (UT-KL).  Waktu itu belum banyak yang tau kalau TKI juga bisa melanjutkan pendidikan perguruan tingginya.  Namun dengan kegigihan dan keuletan nya dalam menyampaikan informasi melalui web, blog, facebook dan media sosial lainya. UT-KL jadi terkenal, banyak pemuda pemudi yang notabennya adalah TKI dari segala profesi ada yang kerja pabrik, rumah makan, pembantu rumah tangga dan lain sebaginya mulai melirik peluang kerja sambil kuliah ini.

Tak selang beberapa bulan mahasiswa Universitas Terbuka menjamur terhitung mencapai kurang lebih 540 Mahsiswa ditahun 2015, dari sini Mahfudz Tejani dan teman teman yang tergabung dalam anggota Penggurus Persatuan Pelajar Indonesia-Universitas Terbuka (PPI UT-KL) membuat event-event yang menarik dan positif. Seperti Camping tahunan, Seminar mangemen keungan, seminar pareting,  dan Donor Darah. 

Uniknya panitia dari acara acara tersebut adalah mahasiswa mahsiswi dari Universitas Terbuka, jadi tanpa disadari TKI sekaligus mahasiwa itu dilatih untuk manjadi event organizer yang baik dan kreatif, mambuat proposal, ngirim undangan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia, membuat dokumentasi, poster  dan reportase dalam website. Tanpa dipungkiri itu semua membuta TKI tersebut belajar cara mendesign poster, belajar cara membuat reportase dan sebagainya. 


MY WNI PEDULI (Komunitas Peduli Sosial)

My WNI Peduli adalah sebuah komunitas non profit dan non politik yang diprakarsai oleh para WNI dengan berbagai latar belakang. Mulai dari mahasiswa, Ekspatriat hingga para teman-teman TKI yang begitu berkomitmen dengan rasa kepduliannya. Kegiatan yang dilakukanpun beragam, mulai dari menolong korban kebakaran di rumah rumah kongsi sesama TKI, membantu mencari orang hilang, membantu biaya pengobatan TKI terlantar dan lain sebaginya. 

Meskipun ketua dari komunitas ini bukanlah Mahfudz Tejani namun beliau tetap ikut andil dalam pergerakanya. Sumbangsihnya dalam menggerakan dan merekrut pemuda pemudi yang lain untuk ikut peduli sesama memang luar biasa. Malah baru baru ini, beliau dan tim mengadakan bang sandang, yaitu baju baju bekas yang layak pakai dikumpulkan dan di ditribusikan kepada orang lain yang membutuhkan. Patut diapresiasi !

TKI Kreatif (TKI Mampu Membuat Film Berkualitas)

Satu lagi komunitas yang dibuat oleh beliau yaitu TKI Kreatif. TKI Kreatif adalah wadah bagi pemuda yang latar belakangknya TKI, untuk membuat film yang berkualitas dan menghapuskan citra negative TKI. Mahfudz tejani lagi lagi menjadi promotor dalam komunitas ini, ide ide dan kemampuanya menggerakan masa memang harus diacunggi jempol.

Beberapa film pendek telah dirilis dan lebih hebatnya segala sesuatu dari pembutan film ini dilakukann oleh para TKI Malaysia mulai dari konsep, ide, alur, model, naskah proses shooting,  editing film dan semuanya. Membanggakan bukan ?? TKI bisa membuat film Dokumenter.

Berikut video film pendek yang sudah di unggah dalam You Tube.



Blogger TKI

Komunitas yang satu ini sedang  hangat dibicarakan beberapa bulan terakhir ini, lagi lagi Mahfudz Tejani membuat wadah untuk komunitas Blogger TKI. Disini adalah tempat berkumpulnya penulis penulis yang sudah expert maupun newbie dalam menuangkan aspirasi dan ide nya.

Member dari komunitas ini sekitar 50 orang, ada yang aktif nulis tapi ada juga yang masih bingung bagaimana menuangkan ide dan pemikiranya. Tak jarang Mahfudz Tejani dan member Blogger TKI membuat pelatihan kepenulisan atau web design untuk mempercantik blog. Dari komunitas ini diharapkan mampu memcetak TKI yang mampu membawa citra positif dan memiliki bekal untuk terjun di dunia kejurnalistikan ketika pulang ke Indonesia nanti. 

Disclaimer : Tulisan ini diikutsertakan dalam Monilando's Giveaway : Spread the Good Story 
http://www.monilando.com/2015/11/giveaway-spread-good-story.html?showComment=1448689626317#c4698964874342252033 



You Might Also Like

0 komentar

Communities

Blogger Perempuan